DEDY IRVAN

Sejak menginjak usia remaja, Dedy Irvan sudah jatuh hati dengan dunia teknologi, khususnya komputer. Dalam berbagai acara keluarga besar, ia biasa berceloteh lugas tentang teknologi komputer yang baru muncul di masa itu, meskipun sumber informasi tentang teknologi masih relatif terbatas di Indonesia pada era 1980an hingga awal 1990an. Sekedar catatan saja, pembangunan internet di Indonesia sendiri baru dimulai pada 1992-1994 dan digunakan oleh kalangan terbatas, khususnya perusahaan-perusahaan multinasional, lingkungan akademik dan peneliti.

Dedy mengawali karirnya di bidang jurnalisme teknologi semasa kuliah ketika bergabung dengan majalah CHIP Indonesia (Gramedia Group) di tahun 1999 sebagai Technical Reviewer and Writer. ​Selama 11 tahun ia mengasah kemampuan dalam melakukan pengujian perangkat keras secara metodis yang menjadi basis utama dalam menulis ulasan teknologi secara obyektif. Ia pamit dari CHIP setelah dua tahun berperan sebagai Head of Test Center.

Petualangan Dedy jurnalisme cetak berlanjut ke dunia jurnalisme digital ketika ia bersama beberapa rekan mendirikan PT. JGT Analyst yang menginduki JagatReview.com, portal yang menyajikan ulasan mendalam dan teknis tentang perangkat keras (hardware) di Indonesia. Jagat Review dikenal karena pengujiannya yang sangat teknis, sering kali melibatkan benchmarking ekstrem yang jarang dilakukan oleh media lain. Di bawah kepemimpinan Dedy, JagatReview memperluas ekosistem dengan mengembangkan Jagat Play yang berfokus pada perangkat video game dan konsol, dan​ YouTube Jagat Review.

Di YouTube, Dedy menyampaikan ulasan teknologi secara santai namun padat berisi. Ia menggunakan analogi yang mudah dimengerti untuk menjelaskan konsep teknologi yang rumit, sehingga YouTube Jagat Review dibanjiri penonton yang bervariasi, mulai dari kalangan penikmat teknologi hingga masyarakat awam yang sekedar mencari tahu suatu produk sebelum membuat keputusan membeli.

Dedy juga kerap mengulas berbagai gawai dan produk non-gawai di sosial medianya sendiri, yaitu Instagram @dedyirvan dan Tik Tok @dedyirvan. Melalui kedua kanalnya itu, Dedy sesekali berbagi cerita saat melakukan traveling bersama keluarga.

​Selain sebagai jurnalis, Dedy Irvan juga bergiat di dalam komunitas overclocking, antara lain dalam penyelenggaraan kompetisi overclocking tingkat nasional maupun internasional, seperti AOCT. Ia juga menjadi menjadi keynote-peaker di ajang teknologi global, seperti Vomputex Taipei dan CEs Las Vegas. Ia aktif mendorong masyarakat untuk menggunakan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) untuk berkarya dan meningkatkan produktivitas.